Angraini, Rini and Silwanah, Andi Sani and Dewi, Chitra (2025) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH (RSKD) DADI MAKASSAR. Other thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar.
S1-2025-22103070-skripsi full.pdf - Cover Image
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
S1-2025-22103070-SAMPUL.pdf
Download (80kB)
S1-2025-22103070-abstrak.pdf - Other
Download (211kB)
S1-2025-22103070-daftar isi.pdf - Other
Download (185kB)
S1-2025-22103070-bab 1.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (211kB)
S1-2025-22103070-bab 2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (277kB)
S1-2025-22103070-bab 3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (245kB)
S1-2025-22103070-bab 4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (275kB)
S1-2025-22103070-bab 5.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (343kB)
S1-2025-22103070-bab 6.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Download (127kB)
S1-2025-22103070-daftar pustaka.pdf - Bibliography
Download (186kB)
Abstract
Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami perawat di rumah sakit dan dapat berdampak pada penurunan kualitas pelayanan kesehatan. WHO (2020) melaporkan lebih dari 60% tenaga kesehatan mengalami kelelahan, sedangkan di Indonesia sekitar 50,9% perawat, terutama yang bekerja shift di rawat inap, mengalami hal serupa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, penelitian dilakukan di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar. Populasi yang digunakan yaitu perawat inap sebanyak 204 dan jumlah sampel sebanyak 136 perawat yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat mengalami kelelahan kerja kategori sedang (95,6%) dan kategori tinggi (4,4%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan antara status gizi (p = 0,001), masa kerja (p = 0,003), dan beban kerja (p = 0,000) dengan kelelahan kerja, sedangkan lingkungan kerja fisik (kebisingan) tidak berhubungan (p = 0,342).
Kesimpulan, beban kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat di RSKD Dadi Makassar. Saran, manajemen rumah sakit perlu melakukan strategi pengaturan beban kerja, sistem shift yang seimbang, serta dukungan kesehatan fisik dan psikologis bagi perawat. Upaya ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kelelahan kerja yang berlebihan serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Kata kunci : Beban kerja, kelelahan kerja, perawat
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | STIK Makassar > S1 Kesehatan Masyarakat S1 Kesehatan Masyarakat |
| Divisions: | S1 Kesehatan Masyarakat STIK Makassar > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | RINI ANGRAINI |
| Date Deposited: | 14 Feb 2026 06:06 |
| Last Modified: | 14 Feb 2026 06:06 |
| URI: | https://eprints.stikmks.ac.id/id/eprint/103 |
